Definisi Game Dewasa dan Rating Game untuk Membedakan Usia

Orang tua di Indonesia menganggap tidak ada yang namanya game dewasa karena video game memang ditujukan untuk anak-anak. Namun pandangan mereka ternyata salah, orang dewasa ternyata membutuhkan hiburan seperti video game. Video game menawarkan banyak sekali imajinasi yang bisa disalurkan oleh gamer dewasa maupun anak-anak. Oleh karena itu, perlu adanya batasan atau label usia untuk suatu game.

Game Dewasa

Banyak orang mengira bahwa game dewasa adalah game bertema pornografi, padahal memang benar, game bertema pornografi tidak selalu dianggap sebagai game dewasa. Nyatanya, banyak game di pasaran yang masuk dalam kategori game dewasa. Untuk mengetahui apakah sebuah game dikhususkan untuk gamer dewasa atau bukan, terdapat organisasi pengatur video game bernama Entertainment Software Rating Board atau yang dikenal dengan ESRB. Anda akan sering melihat peringkat ESRB di pojok bawah pada sampul game. Buat kamu yang ingin tahu apa itu game dewasa sebenarnya. Yuk, ikuti artikel ini sampai akhir.

Pembagian rating menurut ESRB (apakah suatu game layak disebut game dewasa atau tidak)

ESRB atau kependekan dari Entertainment Software Rating Board adalah organisasi yang mengatur video game berdasarkan usia dan konten. Organisasi ini didirikan pada tahun 1994 oleh Entertainment Software Association, yang sebelumnya dikenal sebagai Interactive Digital Software Association, untuk menanggapi kritik terhadap game kontroversial yang biasanya berisi konten kekerasan dan seksual. Ini mungkin jawaban atas regulasi keliaran imajinasi manusia yang bisa disulap menjadi video game.

Sebenarnya cikal bakal game dewasa dimulai pada tahun 1976 melalui sebuah game arcade bernama Death Race dimana gamer harus berlari melewati gremlins dengan sebuah kendaraan. Meski secara grafis masih belum terlihat mewakili ide dari game tersebut, namun temanya adalah “cruel”. Kemudian seorang developer bernama Mystique merilis sebuah game dengan konten seksual eksplisit bernama Custer's Revenge yang dirilis untuk konsol Atari 2600 pada tahun 1982. Game dewasa tidak hanya mengandung unsur seksual dan kekerasan seperti pemerkosaan, tetapi juga rasisme. Selain itu, pada tahun 1987, sebuah asosiasi bernama Software Pulisher Association memberikan peringatan kepada sebuah game dewasa bernama Leisure Suit Larry in the Land of the Lounge Lizards.

Game Dewasa

Perkembangan video game meningkat drastis di tahun 90-an. Video game sekarang mampu menampilkan FMV atau video gerak penuh. Di era ini, muncul sebuah game fighting dengan visual yang penuh kekerasan, Mortal Kombat. Game ini penuh dengan darah dan juga kekejaman. Salah satu fitur Mortal Kombat yang paling dikenal adalah Fatality dimana saat lawan tersandung, kamu bisa mengeluarkan jurus yang kejam untuk membunuhnya. Sega menerapkan sistem rating ini pada game yang dirilis untuk konsol mereka, salah satunya adalah game Mortal Kombat sebelumnya.

Game Dewasa

Pada tahun 1994, akhirnya, peraturan federal mengancam pengembang dan penerbit game untuk membentuk kelompok politik yang disebut Asosiasi Perangkat Lunak Digital Interaktif yang bertujuan untuk membuat peraturan untuk video game. Kemudian muncullah organisasi yang tidak dibentengi bernama Entertainment Software Rating Board atau yang dikenal dengan ESRB pada tanggal 16 September 1994. ESRB memberikan rating berdasarkan usia, diantaranya Kids to Adults (yang akhirnya dinamai Everyone in 1998, Teen, Mature, hingga Hanya untuk orang dewasa .
Untuk mendapatkan rating, penerbit harus mengisi kuesioner dan cuplikan DVD dari konten game yang mereka rilis ke ESRB termasuk plot cerita, sistem penghargaan, konten tersembunyi, dan banyak lagi. Mereka juga harus mengirimkan salinan lirik lagu yang terdapat dalam game mereka. Jika penerbit tidak setuju dengan peringkat yang diberikan oleh ESRB, mereka dapat mengubah permainan dan mengirim edisi revisi untuk peringkat terbaru. Salah satu contoh dari game ini adalah game Punisher yang mendapatkan rating Adults Only (AO) karena kekerasan yang ekstrim. Penerbit akhirnya mengiriminya versi potongan dan menaruhnya di peringkat Dewasa (M).

Baca:  8 Game Anak Terbaik & Terbaru 2019 (Gratis dan Paling Asyik!)

Peringkat ESRB

Game Dewasa

Bagi kamu yang masih bingung dengan rating yang diberikan oleh ESRB dalam sebuah game, berikut daftar rating ESRB yang harus kamu ketahui:

  1. RP (Rating Pending): Rating ini digunakan saat game dalam masa promosi dimana ESRB belum memberikan rating akhir.
  2. eC (Early Childhood): Game yang mendapatkan rating ini ditujukan untuk pengguna yang masih belum bersekolah. Biasanya game ini mengandung konten yang sangat aman sehingga orang tua tidak perlu khawatir saat anaknya tidak dalam pengawasan.
  3. E (Semua orang): Seperti namanya, game ini untuk semua kalangan. Konten dalam game dengan rating ini biasanya menggunakan bahasa halus dan juga kekerasan ringan atau kartunisme. Awalnya rating ini bernama Kids to Adults (K-A) yang akhirnya berganti nama pada tahun 1998.
  4. E 10+ (Everyone 10+): Karena menurut ESRB kategori game Everyone perlu ditentukan lagi, dan tidak layak untuk dimasukkan ke dalam kategori Teen, akhirnya ESRB membuat rating E 10+.
  5. T (Teen): Game yang termasuk dalam kategori ini dikhususkan untuk gamer berusia 13 tahun ke atas karena mengandung lebih banyak kekerasan (bahkan lebih sedikit darah), penggunaan bahasa yang lebih kasar, dan memiliki lebih sedikit konten seksual.
  6. M (Dewasa): Game yang termasuk dalam kategori ini dikhususkan untuk gamer berusia 17 tahun ke atas. Tentunya game ini menampilkan kekerasan yang lebih ekstrim seperti darah yang terlihat, mutilasi, dan penggambaran kematian. Selain itu kandungan seksualnya lebih jelas, seperti mengekspos ketelanjangan. Penggunaan kata-kata kasar juga sering dijumpai di game-game berperingkat Dewasa.
  7. Adults Only: Seperti namanya, game ini hanya untuk gamer dewasa. Game dengan peringkat ini menunjukkan pornografi dan juga perjudian.

Kesimpulan

Seperti yang kita ketahui, baru-baru ini muncul pemberitaan yang menjelaskan beberapa larangan bermain game di beberapa wilayah. Salah satunya adalah pelarangan PUBG di suatu provinsi. Kami kira ini pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk menangani masalah seperti ini. Beberapa gamer di bawah umur juga masih memainkan game yang tidak sesuai dengan usianya. Yang kami harapkan ada tindak lanjut kebijakan pada game ini agar regulasi lebih teratur. Selain itu, menurut kami pengekangan bukanlah jawaban karena tidak akan memberikan solusi.

Pos Definisi Game Dewasa dan Peringkat Game untuk Membedakan Umur muncul pertama kali di Game Teman.